Penambangan Pasir Illegal di Dominasi Pekerja Perempuan

Sejumlah pekerja perempuan bekerja secara serabutan sebagai pengangkut pasir illegal di pesisir utara Pulau Madura. Tambang pasir tersebut terletak di wilayah wisata Air Terjun Toroan, Sampang dan telah beroperasi sejak 2015. Pasir pantai dikeruk dari dasar laut menggunakan perahu kayu sederhana dan diangkut ke bibir pantai. Kemudian dibawa menuju daratan oleh pekerja perempuan. Mereka harus berjalan bolak-balik dengan ember penuh dengan pasir diatas kepala. Harga dari satu kali mengangkut ember penuh dengan pasir hanya 150 perak. Dalam satu hari para pekerja perempuan mendapat 15 ribu sampai 20 ribu.

Helmi Iqbal Mahardika

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin

Discover More