Manusia Hidup dan Mati Oleh Kenangan

Sampai detik ini, aku, kamu, tentu memiliki cerita yang berbeda. Semua hal yang terjadi setiap hari menjadi sesuatu yang dapat dikisahkan nanti. Hubungannya yang lekat dengan kehidupan, kenangan seakan mampu menghantui siapa saja.

Di tempat kamu pernah tertawa, menangis, kecewa, dan emosi-emosi lainnya, kamu akan mengingat dengan baik apa yang pernah terjadi. Seperti bentangan pantai yang dituju untuk melipur lara, bangunan yang disebut-sebut menjadi tempat berkuliah, pemukiman untuk tinggal selama bertahun-tahun di perantauan, sampai sepetak warung makan yang menemani dipenghujung hari.

Peninggalan tidak berbentuk, namun dengan pasti dapat dirasakan. “Kenangan yang menghantui” menjadi pengingat bahwa kita tidak akan berada jauh dari apa yang pernah kita lalui.

Demilia Pasyah

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin

Discover More