Majid Sulthoni Wotgaleh

Masjid Sulthoni Wotgaleh merupakan salah-satu masjid tertua di Yogyakarta. Masjid Wotgaleh berada di Jalan Raya Berbah, Sendangtirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bangunan dengan arsitektur khas Keraton Yogyakarta ini, sampai sekarang terlihat masih terjaga dan tetap menghiasi setiap sudut Masjid Sulthoni Wotgaleh. Bahkan, masyarakat sekitarnya tetap menjadikan masjid tersebut sebagai tempat dalam melakukan kegiatan keagamaan lainnya.

Di dalam masjid ini terdapat makam yang dikeramatkan. Makam ini merupakan makam Pangeran Purbaya yang juga memiliki nama saat kecil Raden Damar. Beliau ini merupakan putra dari Raja Mataram Islam pertama dari Garwoselir (selir) bernama Niken Purwosari.

Santer diberitakan mengenai makam masjid wotgaleh mengenai larangan pesawat melintasi areal makam, begitu pula tragedi pesawat yang jatuh. “Tempat ini sakral karena terus terang pesawat saja nggak berani lewat sini. Kebanyakan orang yang nggak tahu kenapa kok pesawat aja nggak berani lewat. Sudah banyak kejadian. Maka dari itu kalau pergantian Danlanud pada ziarah kesini,” ujar abdi dalem tersebut.

Jadi kalau pesawat jatuh dekat dengan daerah makam, abdi dalem ini menyebutkan karena ketidaktahuan ada makam yang disakralkan. Ada peraturan tak tertulis bagi penerbang dilarang melintas di atas makam keramat ini. Memang dianggap tak rasional, namun aturan tak tertulis ini pun dipatuhi oleh TNI AU di Lanud Adi Sucipto.

Selain hal tersebut, Hal menarik yang rutin dilakukan setiap tahunnya di masjid ini adalah acara Nyadran Ageng. Yaitu, kirab ambeng-ambeng (gunungan) nasi ingkung yang dilakukan saat menyambut datangnya bulan puasa.

Elisa Puspita Sari

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin

Discover More