Bondho Gongso, Pengrajin Gamelan yang Tak Lekang Oleh Waktu

Gamelan, musik ansambel yang berasal dari Pulau Jawa. Terdiri dari gong, kenong, gambang, celempung, serta beberapa alat musik pendamping lainnya. Gamelan biasanya digunakan sebagai iringan pertunjukan wayang atau tari, namun seiring dengan perkembangan zaman musik gamelan Jawa bisa berdiri sendiri sebagai sebuah pertunjukan musik yang lengkap dengan penyanyi atau sinden.

Di Yogyakarta, tersisa beberapa pengrajin gamelan yang masih aktif membuat alat musik gamelan ini. Namun ada satu usaha pengrajin gamelan yang sudah bertahan selama 3 generasi lamanya . Pengrajin Gamelan “Bondho Gongso” namanya, berlokasi di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.

Bapak Trisuko, Sang penerus usaha pengrajin gamelan Bondho Gongso yang berkelahiran tahun 1978 ini memilih untuk meneruskan usaha pembuatan gamelan, menggantikan ayahnya yang meninggal pada 2009 silam. Beliau sendiri tidak mengetahui dengan pasti tahun berdirinya usaha pembuatan gamelan ini, yang jelas pada tahun 1975 saat kakaknya lahir, usaha pembuatan gamelan ini sudah ada. “Mungkin dari sekitar tahun 60-an mba,” ucapnya. Pak Trisuko sendiri menceritakan bahwa makin banyak pengrajin gamelan yang mulai mengikuti arus modernisasi dengan cara berjualan melalui online, Namun dirinya mengatakan kurang tertarik untuk mengikuti arus tersebut karena dia berpegang teguh dengan prinsip “kalau Pelanggan ku puas pasti nanti bakal kembali lagi dan menceritakan ke teman teman nya”.

Pak Trisuko sendiri memiliki Asa dan keyakinan yang kuat bahwa bagaimanapun kuatnya arus modernisasi gamelan tidak akan tergerus oleh zaman karena memiliki ciri khas tersendiri baik itu bentuknya, suaranya bahkan cara memainkannya.

Syifa Royania Adnan

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin

Discover More